Bos PPI: Kartu Anies Ingin Dihidupkan NasDem Usai PKS Mau Kader Maju DKI

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Ketum Partai NasDem, Surya Paloh, menilai kesempatan mengusung Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta tetap ada, namun perlu pengkajian. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai NasDem mau menghidupkan kartu politik Anies hingga 2029.

"Justru kartu politik Anies mau dihidupkan kembali NasDem setelah PKS mau usung kader internal maju Jakarta. Rasional jika NasDem menimbang majukan Anies," kata Adi kepada wartawan, Sabtu (27/4/2024).

Pertimbangan NasDem, menurut Adi, pertama adalah Anies punya nama besar, elektabilitasnya tinggi, dan basisnya kuat. Namun, problemnya NasDem tak bisa sendirian memajukan Anies di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Butuh partai lain seperti PKS untuk majukan Anies. Kedua, jika Anies maju di Jakarta tentu dihitung siapa calon wakilnya, paling mungkin pendamping Anies dari kader PKS yang perolehan pilegnya paling tinggi," ujarnya.

Menurut Adi, NasDem mau Anies terus pentas di panggung nasional sampai 2029, salah satunya melalui Pilkada Jakarta. Dampak Anies bagi NasDem, kata Adi, juga cukup signifikan.

"Sepertinya NasDem berpikir gimana terus merawat stamina politik Anies untuk 5 tahun yang bakal datang. Anies kudu punya panggung politik jika mau berkompetisi kembali di 2029 nanti," ucap Adi.

"Dampak majukan Anies di pilpres terbukti bisa meningkatkan bunyi pileg NasDem dan itu nyata. Ini yang sepertinya kenapa NasDem tetap perlu mengkaji ulang Anies maju Jakarta," imbuhnya.

Surya Paloh sebelumnya bicara soal kesempatan partainya mengusung Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024. Paloh mengatakan kemungkinan untuk mengusung Anies tetap ada, namun perlu pengkajian.

"Ya probability ke arah itu tetap ada saja, kita perlu pengkajian," kata Surya Paloh kepada wartawan saat menghadiri aktivitas halalbihalal PKS di DPP PKS, Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4).

(rfs/dwia)