Hasto di Depan Kader PDIP Majalengka: Pesan Ibu Mega, Berpolitik Membumi

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan Ketum Megawati Soekarnoputri kepada kader PDIP di Majalengka, Jawa Barat. Hasto menekankan jika Megawati mau berpolitik membumi.

Hasto mengatakan munculnya pragmatisme politik yang terjadi di Pemilu 2024 tak membikin PDIP mengubah haluan. PDIP tetap pada sikap setia kepada ideologi kerakyatan.

"Mengkhawatirkan jika ke depan syarat jadi pemimpin adalah kudu punya uang, punya hubungan dengan abdi negara berkuasa dan penanammodal politik" kata Hasto dalam rapat konsolidasi DPC Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto menekankan PDIP percaya bahwa kunci utama tetaplah kebersatuan dengan rakyat. PDIP, menurutnya, lebih memilih selalu tetap datang berbareng rakyat, menjadi solusi bagi rakyat, dibanding hanya datang di saat akhir jelang pemilihan dengan menebar uang.

Hasto mengambil contoh PDIP telah sejak lama mengkampanyekan program menanam 10 tanaman pendamping beras. Program itu dilakukan sebelum ada krisis pangan seperti yang sedang terjadi pada saat ini akibat perang Rusia-Ukraina.

"Kenapa dulu Ibu Megawati mendorong aktivitas menanam itu. Karena didasari ideologi, bahwa pangan itu mengenai perut rakyat. Bu Mega mengingatkan bahwa Bung Karno berangkat dari falsafah petani, falsafah marhaen. Maka dedikasi dari PDIP adalah mengangkat harkat dan martabat Wong Cilik, martabat para petani," urai Hasto.

"Maknanya, kita menang andaikan PDIP selalu berasosiasi dengan kekuatan rakyat. Kita bakal menang jika jiwa kita selalu menyatu dengan perjuangan rakyat," lanjut Hasto.

Hasto mengatakan perang di Eropa dan krisis di Timur Tengah berpengaruh pada konstelasi politik dan ekonomi. Saat ini, misalnya, terjadi tekanan pada mata duit rupiah, disertai penurunan pendapatan negara akibat turunnya permintaan bakal bahan baku yang kerap diekspor Indonesia.

Hasto meminta seluruh kader untuk bergerak bersama. Berupaya membantu menyiapkan solusi bagi masyarakat.

"Maka kita kudu kencangkan ikat pinggang kita. Apa yang bisa kita lakukan? Kita kudu pastikan menanami makanan pendamping beras. Karena beras dan cabe mahal. Maka setiap kader kudu mau bergotong royong berbareng membantu masyarakat. Politik itu juga bicara pangan, gimana partai kudu berupaya menjadi solusi bagi masyarakat," urai Hasto.

Hasto lantas menyampaikan pesan Megawati untuk tetap berpolitik membumi. Hal itu lah yang bakal membikin PDIP kokoh menghadapi gempuran.

"Pesan Ibu Mega, berpolitik membumi, inilah yang bakal membikin PDIP bisa berdiri kokoh menghadapi gempuran," tutur Hasto.

Lihat juga Video: PDIP: MK Gagal Menjalankan Fungsinya Sebagai Benteng Konstitusi

[Gambas:Video 20detik]

(eva/idh)