Ignasius Jonan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dr. (H.C.) Ignasius Jonan, S.E., M.A. (ejaan lama: Ignasius Djonan, lahir 21 Juni 1963)[1] adalah pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia sejak 14 Oktober 2016 hingga 20 Oktober 2019. Sebelumnya, Jonan menjabat sebagai Menteri Perhubungan Indonesia sejak 27 Oktober 2014 hingga di reshuffle oleh Presiden Joko Widodo dan digantikan oleh Budi Karya Sumadi pada tangga 27 Juli 2016.

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) tahun 2009 s.d. 2014. Jonan menjabat sebagai Dirut PT KAI (Persero) sesuai dengan penugasan pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara Indonesia (BUMN) yang dipimpin oleh Menteri BUMN Sofyan Djalil, menggantikan Ronny Wahyudi yang menjabat sejak September 2005 yang kemudian Ronny diangkat kembali oleh pemerintah sebagai anggota Dewan Komisaris PT Industri Kereta Api (Inka). Jonan diangkat pada tanggal 25 Februari 2009.[2]

Jonan terpilih kembali sebagai Dirut PT KAI (Persero) pada tahun 2013 oleh Menteri BUMN saat itu, Dahlan Iskan.[3] Pada 26 Oktober 2014, Jonan diangkat menjadi Menteri Perhubungan dalam Susunan Kabinet Kerja Joko Widodo.[4][5] Setelah hampir 2 bulan pasca terjadi kekosongan jabatan Menteri ESDM sejak Arcandra Tahar diberhentikan pada 15 Agustus 2016 oleh Presiden Jokowi karena masalah dwikewarganegaraan, pada 14 Oktober 2016, Jonan kembali masuk ke dalam Kabinet Kerja Jokowi dan diangkat menjadi Menteri ESDM bersama Arcandra Tahar yang diangkat sebagai Wakil Menteri ESDM.[6]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Jonan merupakan alumnus SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya dan pada tahun 1982, Jonan melanjutkan pendidikannya pada program studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, lulus tahun 1986.[7] Ia juga pernah mengenyam pendidikan di Fletcher School, Universitas Tufts, Amerika Serikat.

Karier[sunting | sunting sumber]

Karier sebagai Dirut PT KAI[sunting | sunting sumber]

Ia diangkat sebagai Direktur Utama PT KAI pada tahun 2009, oleh Menteri BUMN Sofyan Djalil walaupun belum pernah berkarier di bidang bisnis transportasi, utamanya transportasi rel. Selama di PT Kereta Api Indonesia, ia sukses membalikkan kerugian Rp 83,5 miliar pada 2008 menjadi keuntungan Rp 154,8 miliar pada 2009. Pada tahun 2013, bahkan telah mencatatkan laba sebesar Rp 560,4 miliar. Jonan juga melipatgandakan aset KAI dari Rp 5,7 triliun pada 2008, menjadi Rp 15,2 triliun pada 2013, atau terjadi peningkatan mendekati tiga kali lipat. Pada masanya juga dimulai pemberantasan percaloan tiket, dengan menerapkan sistem boarding pass, tiket daring, dan penjualan melalui toko ritel. Toilet stasiun yang awalnya harus membayar, digratiskan dan diperbanyak jumlahnya sehingga ada di setiap stasiun. Kereta juga dilengkapi AC dan diberi larangan merokok.[8]

Dalam masa kepemimpinannya di PT KAI juga terjadi peremajaan sarana yang cukup banyak, dari mulai peluncuran kereta-kereta baru, juga dengan mendatangkan 100 lokomotif seri CC206 untuk angkutan barang dan penumpang di Jawa.

Namun berkebalikan dengan citranya yang murah senyum dan senang turun ke bawah (lapangan), ia keras dalam menjalankan disiplin. Tahun 2014, tercatat 200 karyawan PT KAI dipecat atau pensiun dini karena dianggap malas. Ia juga tidak mengenal kompromi saat menertibkan stasiun dari pedagang dan bangunan liar, dengan menggunakan bantuan aparat TNI.[8]

Setelah diangkat menjadi Menteri Perhubungan dalam Kabinet Kerja, ia mengundurkan diri dari PT KAI dan digantikan Edi Sukmoro.[9]

Karier sebagai Menteri Perhubungan[sunting | sunting sumber]

Namanya mencuat sebagai calon menteri perhubungan setelah tersebarnya berita bahwa ia tak pulang 15 hari dan tidur di kereta untuk mengawasi pelayanan PT KAI. Dahlan Iskan, Menteri BUMN waktu itu, mendoakan agar dirinya diangkat menjadi Menteri Perhubungan.[10] Doa ini terkabul saat ia ditunjuk menjadi Menteri Perhubungan dalam Kabinet Kerja.

Langkah pertamanya sebagai menteri adalah dengan menugaskan Dirut KAI selanjutnya, Edi Sukmoro, untuk meningkatkan kapasitas kereta api dari 200 juta orang menjadi 600 juta orang, dan angkutan barang menjadi 60 juta ton dalam lima tahun ke depan dari sebelumnya 30 juta ton sepanjang tahun.[11] Ia juga menolak pengawalan voorrijder pada hari pertama menjabat.[12] Jonan juga menjanjikan akan menyelesaikan konsep tol laut dalam waktu dua minggu setelah menjabat.[13] Ia juga memberlakukan piket bergiliran pada Hari Sabtu dan Minggu di Kementerian Perhubungan.[14]

Jonan diberhentikan dari jabatan Menteri Perhubungan pada tanggal 27 Juli 2016 dan digantikan oleh Budi Karya Sumadi.

Sebagai Menteri ESDM[sunting | sunting sumber]

Pada 14 Oktober 2016, Presiden Joko Widodo mengangkat Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia dan Arcandra Tahar sebagai wakil menteri.[15]

Citra sebagai politisi[sunting | sunting sumber]

Oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN yang membawahi Ignasius Jonan saat di PT KAI, ia awalnya dianggap kurang senyum, sehingga diminta untuk lebih sering bermuka ramah.[16] Dahlan juga pernah menyemprot karena Jonan mengancam menempeleng wartawan saat bertanya perkembangan proyek kereta bandara pada bulan Februari 2013. Dahlan menyatakan bahwa secara kinerja Jonan sebenarnya baik dan banyak prestasi namun kurang senyum. Sebagai reaksi, Jonan sering mengirimi Dahlan foto-foto dirinya yang sedang tersenyum sampai dianggap layak oleh Dahlan.[17]

Pada tanggal 4 Agustus 2014, media sosial dan berita menjadi ramai oleh foto Ignasius Jonan yang sedang tertidur di bangku kereta KA Ekonomi yang diambil sepekan sebelumnya oleh Agus Pambagyo. Agus menyatakan bahwa foto tersebut bukanlah pencitraan karena hanya kebetulan diambil dan menyebar. Setelah sampai di tujuan sekitar pukul 11 malam, Jonan langsung memimpin rapat evaluasi layanan kereta api di Surabaya. Agus memuji pelayanan kereta yang membaik di bawah kepemimpinan Jonan, walaupun tetap ada hal yang perlu diperbaiki.[18]

Dalam acara CEO Speaks on Leadership Class, pada 3 Juli 2014, ia menyatakan bahwa, "Leadership is a half talent, a half journey." Kepemimpinan adalah paduan bakat dan dan pengalaman. Di momen yang sama, ia menyatakan lebih memilih kepemimpinan yang berorientasi kepada hasil, bukan mementingkan proses, dengan syarat tidak boleh melanggar hukum dan etika.[19]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Jonan merupakan seorang pemeluk agama Katolik yang taat. Ia memiliki istri bernama Ratnawati Jonan[20] Dari pernikahan ini, ia memiliki dua orang anak, Monica dan Caterine.[21] Jonan juga memiliki banyak kesempatan berbeda menemui Paus Fransiskus secara langsung di Vatikan.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Dalam Negeri[sunting | sunting sumber]

Luar Negeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sujadi, Akhmad (2016-02-18). Si Ular Besi Antar Jonan jadi Menteri. Gramedia Pustaka Utama. hlm. 119. ISBN 978-602-03-2466-1.
  2. ^ Damardono, Haryo; Maryoto, Andreas (2012-08-31). "Jonan, Mengubah Indonesia Lewat Kereta Api". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-05-10.
  3. ^ Detik: Dahlan Tunjuk Lagi Ignasius Jonan Jadi Bos PT KAI
  4. ^ "Kompas: Inilah Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK". Kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-26. Diakses tanggal 2014-10-26.
  5. ^ Artikel:"Ignasius Jonan Dipercaya Jadi Menteri Perhubungan" di Viva.co.id
  6. ^ Nugroho, Bagus Prihantoro. "Sah! Ignasius Jonan Jadi Menteri ESDM, Arcandra Wakil Menteri". detikcom. Diakses tanggal 2016-10-14.
  7. ^ "http://news.unair.ac.id/2016/11/18/9-alumnus-unair-duduki-posisi-strategis-di-pemerintahan/". Unair News. Diakses tanggal 2016-11-24.
  8. ^ a b Ignasius Jonan Mereformasi PT KAI. diakses dari situs katadata pada 3 November 2014
  9. ^ Edi Sukmoro Gantikan Jonan jadi Dirut KAI. Diakses dari situs berita Kompas pada 3 November 2014
  10. ^ Dahlan Iskan Doakan Dirut PT KAI Ignasius Jonan jadi Menhub. Diakses dari situs Tribun News pada 3 November 2014
  11. ^ Menhub Minta PT KAI Tingkatkan Kapasitas Penumpang dan Barang. Diakses dari situs berita Tribun News pada 3 November 2014
  12. ^ Tolak Dikawal Voojrider dan Masih Pakai Mobil Pribadi dalam artikel 5 Aksi Ignasius Jonan di Hari Pertama Jadi Menteri Perhubungan. Diakses dari situs berita Merdeka pada tanggal 3 November 2014
  13. ^ Jonan Janji Konsep Tol Laut Jokowi Selesai dalam Dua Minggu. Diakses dari situs berita Merdeka pada 3 November 2014
  14. ^ Usai Menteri Susi, Giliran Menhub Jonan Beri Kejutan. Diakses dari situs Dream pada 3 November 2014
  15. ^ Redaksi, Tim. "Resmi! Jonan Jadi Menteri ESDM, Arcandra Wakilnya". JPNN.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-10-15. Diakses tanggal 2016-10-14.
  16. ^ Dahlan Iskan Tegur Dirut BUMN yang Sulit Senyum. diakses dari situs berita Antara Jateng pada tanggal 3 November 2014
  17. ^ Ancam Tempeleng Wartawan, Dirut PT KAI Disemprot Dahlan. Diarsipkan 2014-11-02 di Wayback Machine. Diakses dari situs berita Jawa Pos News Network pada 3 November 2014
  18. ^ Ignasius Jonan Tertidur di KA Ekonomi, Ini Pengakuan Si Pemotret. Diakses dari situs berita Kompas pada 3 November 2014
  19. ^ Ignasius Jonan: Leadership is A Half Talent, A Half Journey. Diakses dari situs berita Kompas pada 3 November 2014
  20. ^ PT KAI Beri Santunan ke Anak Yatim, Jonan Hadir Ditemani Istri. Diakses dari situs berita TribunNews pada 3 November 2014
  21. ^ Ignasius Jonan: Saya Melihat Cukup Banyak Penumpang KA Ekonomi Naik Taksi. Diarsipkan 2019-03-05 di Wayback Machine. Diakses dari situs berita Koran Kota pada 3 November 2014
  22. ^ Media, Kompas Cyber (2020-11-10). "Susi Pudjiastuti, Ignasius Jonan, dan Rudiantara Akan Dianugerahi Bintang Mahaputera". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-04-03.
  23. ^ "Penyematan Penghargaan Chevalier de la Légion d'Honneur kepada Bapak Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Indonesia". La France en Indonésie, au Timor oriental et auprès de l’ASEAN. Diakses tanggal 2023-07-23.
  24. ^ "令和4年秋の外国人叙勲 受章者名簿" (PDF). Ministry of Foreign Affairs of Japan. Diakses tanggal November 3, 2022.
  25. ^ "Empat Tokoh Indonesia Dapat Anugerah Bintang Jasa Jepang". Republika Online. 2022-11-10. Diakses tanggal 2023-04-03.
  26. ^ Ignasius Jonan terima gelar Ksatria Ordo Santo Gregorius Agung

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • (Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia Diarsipkan 2015-11-25 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Kisah Ignasius Jonan dan Toilet Kereta Api
  • (Indonesia) Ignasius Jonan - Okezone.com
  • Situs resmi Alumni Universitas Airlangga
  • Situs berita Universitas Airlangga
  • l
  • b
  • s

Kabinet Kerja (2014–2019)

Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Jusuf Kalla

  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Tedjo Edhy Purdijatno, Luhut Binsar Panjaitan, Wiranto
  • Mendagri: Tjahjo Kumolo
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Ryamizard Ryacudu
  • Menkumham: Yasonna Laoly
  • Menkominfo: Rudiantara
  • Menteri PAN-RB: Yuddy Chrisnandi, Asman Abnur, Syafruddin
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Sofyan Djalil, Darmin Nasution
  • Menkeu: Bambang Brodjonegoro, Sri Mulyani Indrawati
  • Menperin: Saleh Husin, Airlangga Hartarto
  • Mendag: Rachmad Gobel, Thomas Trikasih Lembong, Enggartiasto Lukita
  • Menaker: Hanif Dhakiri
  • Menkop UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
  • Menteri BUMN: Rini Soemarno
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan, Sofyan Djalil
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Kementerian di bawah Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo, Rizal Ramli, Luhut Binsar Panjaitan
  • Menhub: Ignasius Jonan, Budi Karya Sumadi
  • Menlutkan: Susi Pudjiastuti
  • Menpar: Arief Yahya
  • Menteri ESDM: Sudirman Said, Arcandra Tahar, Ignasius Jonan
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Puan Maharani
  • Menkes: Nila Moeloek
  • Mensos: Khofifah Indar Parawansa, Idrus Marham, Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Menag: Lukman Hakim Saifuddin
  • Menteri PPPA: Yohana Yembise
  • Mendes PDTT: Marwan Ja'far, Eko Putro Sandjojo
  • Menpora: Imam Nahrawi
  • Mendikbud: Anies Baswedan, Muhadjir Effendy
  • Menristekdikti: Mohamad Nasir

Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:

  • Mensesneg: Pratikno
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago, Sofyan Djalil, Bambang Brodjonegoro
  • Jakgung: Andhi Nirwanto (), Muhammad Prasetyo
  • Kepala BIN: Marciano Norman, Sutiyoso, Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Moeldoko, Gatot Nurmantyo, Hadi Tjahjanto
  • Kapolri: Sutarman, Badrodin Haiti, Tito Karnavian
  • Kepala Staf Kepresidenan: Luhut Binsar Panjaitan, Teten Masduki, Moeldoko

Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto, Pramono Anung