Kondom Berserakan di RTH Jakbar, Walkot Duga Imbas Kalijodo Ditertibkan

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Alat kontrasepsi berupa kondom ditemukan berceceran di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Tugabus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar). Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto menduga kondisi itu akibat penertiban lokalisasi Kalijodo.

"Sebelumnya dulu di Kalijodo tempat prostitusi, sekarang mungkin di sana tak ada, orang yang begituan sembarangan sekarang," kata Uus, dilansir Antara, Selasa (30/4/2024).

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menginstruksikan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) menjadikan RTH di Jalan Tugabus Angke itu sebagai taman pasif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondom berceceran ditemukan di RTH di Jalan Tubagus Angke, Jakbar. Walkot Jakbar menduga kondisi itu disebabkan penertiban lokalisasi Kalijodo. (Antara)Kondom berceceran ditemukan di RTH di Jalan Tubagus Angke, Jakbar. Walkot Jakbar menduga kondisi itu akibat penertiban lokalisasi Kalijodo. (Foto: dok. Antara)

"Saya segera minta ke Sudin Tamhut untuk segera tindak lanjuti kondisi taman itu. Jadi taman untuk dilintasi saja. Jadi, paling tidak, di situ tak ada ruang buat nongkrong-nongkrong, buat ditanami saja," kata dia.

Penemuan kondom berceceran di RTH tersebut menjadi indikasi tempat itu dipakai sebagai letak prostitusi ilegal. Menurut Uus, pengertian taman pasif adalah wilayah itu tidak untuk dimasuki masyarakat.

Pada Senin (29/4), sebanyak 200 personel dari beragam macam suku dinas melakukan pembersihan pada lahan yang membentang sepanjang 2 kilometer RTH tersebut. Pemkot Jakbar juga menginstruksikan jejeran meningkatkan penjagaan di lokasi.

"Sudah saya instruksikan Tamhut ya untuk bersihkan, sudah petunjuk ke Satpol PP juga untuk jaga," kata Uus.

Ia meminta kerja sama semua jejeran dan masyarakat untuk menjaga letak tersebut dari praktik prostitusi terlarangan ke depannya.

"Harapannya, setelah dibersihkan untuk dijaga, dari kelurahan, kecamatan, Satpol PP termasuk masyarakat di situ untuk ikut menjaga," katanya.

Sementara itu, Camat Grogol Petamburan Agus Sulaeman mengatakan pembersihan RTH di Jalan Tugabus Angke melibatkan 200 personel gabungan. Selain membersihkan, petugas campuran juga memangkas pohon hingga memperbaiki lampu-lampu yang mati.

Mengenai efektivitas penanganan, Agus mengusulkan kepada Pemkot Jakbar agar sepanjang RTH dipasangi pagar untuk menutup akses masuk masyarakat.

"Usulan kami, jalan sepanjang dua kilometer ini dijadikan lintasan joging, kemudian dipasang pagar, sehingga tidak membuka ruang akses bagi masyarakat terutama penduduk untuk melakukan yang tidak-tidak," kata Agus.

(jbr/imk)