Monkey Man (2024)

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kid, seorang pemuda misterius melancarkan tindakan balas dendam terhadap para pemimpin korup yang telah membunuh ibunya dan terus menerus menindas orang-orang miskin dan lemah.

Di India, seorang wanita berjulukan Neela menceritakan sebuah kisah kepada anaknya. Kisah ini tentang dewa monyet berjulukan Hanuman yang pernah menelan matahari. Para dewa lain menghukumnya dengan mengambil kekuatannya.

Masa Kini

Anak Neela sekarang telah dewasa dan menjadi seorang petarung yang dikenal dengan nama “Kid”. Untuk menyembunyikan identitasnya, dia mengenakan topeng monyet dan berkompetisi di turnamen terlarangan yang diadakan di tempat berjulukan Kuil Harimau. Sayangnya, Kid kalah dalam pertarungan terakhirnya. Tiger, sang pemilik klub pertandingan, tidak bayar Kid sesuai yang dijanjikan.

Kid mendapat info tentang seorang wanita berjulukan Queenie Kapoor. Queenie adalah pemilik rumah bordil mewah berjulukan Kings dan mempunyai hubungan dengan seorang pembimbing berjulukan Baba Shakti. Baba Shakti ini rupanya punya kaitan dengan masa lampau Kid.

Kid menyusun rencana dan menyuruh anak jalanan untuk mencuri dompet Queenie. Dia lampau mengembalikannya agar mendapat kepercayaan Queenie. Rencananya melangkah lancar, Queenie memberinya duit terima kasih dam dia juga sukses meyakinkan Queenie untuk memberinya pekerjaan.

Kid mendapat pekerjaan di dapur rumah bordil dengan nama “Bobby”. Ia berkawan dengan rekan kerjanya, Alphonso. Dia mempelajari kekejaman Queenie dalam menjalankan bisnisnya. Kid juga diam-diam membeli senjata.

Suatu hari, Kid membujuk Alphonso untuk pergi ke Kuil Harimau dan ikut bertaruh. Dia menyuruh Alphonso agar meletakkan taruhan ke lawannya demi mendapatkan duit dari Tiger dan sebagai balasan, Kid meminta Alphonso membantunya naik posisi di upaya Queenie. Dan betul saja, saat pertarungan, Kid sengaja mengalah sesuai rencana demi mendapat kepercayaan Alphonso.

Alphonso menepati janjinya membantu Kid naik posisi. Kini, Kid melayani klien-klien penting, salah satunya adalah Kepala Polisi Rana Singh yang jadi sasaran utama balas dendam Kid. Kid memandang seorang gadis baru berjulukan Sita yang terlihat sangat tidak nyaman dengan salah satu klien. Kid menahan diri untuk tidak menyerang laki-laki itu dan menemui Sita setelahnya. Sita memperingatkan Kid bahwa dia semestinya tidak bekerja di tempat seperti itu.

Kid terus berlatih keras, mempersiapkan diri untuk membalas dendam. Dia akhirnya mendapat akses ke lantai VIP. Dia mendapati Sita terpaksa menari menggiurkan untuk Rana. Kid menyelipkan vial berisi kokain berbisa ke saku Rana.

Akibatnya, Rana kudu ke bilik mandi di mana Kid sudah menunggunya. Kid mengancamnya dengan pistol. Namun, rencana Kid terganggu salah satu anak buah Rana sehingga Rana punya kesempatan untuk menyerangnya. Pertarungan sengit pun terjadi. Anak buah Rana tersebut tewas, namun Rana nyaris membunuh Kid sebelum akhirnya Kid menusuk wajah Rana. Kid mencoba kabur namun kudu terus melawan anak buah Rana yang bersenjata.

Kid dan Alphonso sukses kabur namun mobil mereka ditabrak oleh polisi-polisi korup suruhan Rana. Alphonso sukses kabur sementara Kid sukses ditangkap. Kid tersadar di belakang mobil polisi. Dia sukses merebut senjata dan menembak mereka hingga tewas. Kid kabur dan tindakan kejar-kejaran pun terjadi. Dia berlari melewati area rumah-rumah bordil sementara para berandalan mengejarnya. Seorang berandal bersenjata kapak sukses mencapai dan menyerangnya. Kid menggigit hidungnya, namun berandal lainnya sukses menembak kepalanya. Kid sukses mencapai area genting dan berlari hingga sebuah helikopter muncul dan menembaknya. Dia melompat menceburkan diri ke sungai.

Namun rupanya Kid tidak mati. Dia terbangun di sebuah kuil Ardhanarishvara (komunitas transgender yang menjadi sasaran golongan Baba Shakti). Alpha, sang pemimpin kuil mengajaknya mengobrol. Alpha memintanya memandang patung Dewa Siwa dan Dewi Parvati sembari menjelaskan kisah mereka. Para pengikut kuil merawat luka-luka Kid.

Saat Kid memulihkan diri di kuil itu, Baba Shakti mendapat laporan tentang penyerangan terhadap Rana. Shakti memperingatkan Rana untuk segera menghabisi Kid, lantaran meski Kid orang biasa, dia bisa jadi sosok krusial yang bisa menghancurkan kerajaan pidana mereka.

Alpha berbincang empat mata dengan Kid, dia menyadari kesedihan mendalam yang Kid rasakan. Alpha memberikan serbuk halusinogen untuk memandu Kid ke proses pengobatan jiwa. Lewat kilas balik, terungkaplah bahwa Baba Shakti adalah dalang dibalik penyerangan kampung Kid. Rana dan kelompoknya membantai masyarakat dan membakar semuanya. Ibu Kid, Neela, menyembunyikan Kid namun dia dipaksa memandang Rana memperkosa dan menyiksa ibunya sebelum mencekiknya hingga tewas. Lalu anak buah Rana membakar jasad ibunya. Kid mini mencoba membangunkan sang ibu yang telah tiada. Itulah argumen kenapa tubuh Kid penuh dengan jejak luka bakar.

Kid mulai melatih dirinya secara intensif untuk mengembalikan kekuatannya. Sementara itu, Adesh Joshi, kandidat politik pilihan Shakti, mulai merangkak naik dalam ketenaran politik. Meski Joshi adalah politisi kontroversial lantaran perlakuannya terhadap golongan minoritas, namun Shakti sukses mempengaruhi opini publik agar memihak Joshi. Di sebuah kuil, seorang wanita dipukuli anak buah Rana setelah kuil tersebut mendapat surat penggusuran.

Kid kembali ke Kuil Harimau untuk kembali bertarung, tentu saja tetap menggunakan topengnya. Dia menyuruh anak jalanan yang sebelumnya membantunya untuk bertaruh pada kemenangannya. Lawan pertama Kid adalah King Cobra yang pernah mengalahkannya. Hanya butuh beberapa detik, King Cobra langsung terkapar setelah tendangan sigap Kid membuatnya langsung pingsan.

Pertarungan berikutnya adalah melawan laki-laki raksasa berjulukan Baloo Si Beruang. Meski Baloo perlawanannya lebih sengit, Kid tetap menang dan penonton bersorak, menyebutnya “Manusia Kera”. Kid meminta anak jalanan yang bertaruh mengambil hadiahnya dan menyumbangkannya ke kuil Ardhanarishvara.

Pada malam seremoni Diwali, Joshi terpilih dan pesta kemenangan besar diadakan di Kings (rumah bordil Queenie). Kid datang mengenakan topeng keranya dan menghajar para penjaga. Dia lampau mengarahkan para petarung dari kuil Ardhanarishvara masuk dan membantu menghabisi penjaga lainnya.

Saat pendukung Shakti merayakan kemenangan Joshi, Kid masuk sembari meledakkan kembang api dan menyalakan tabung gas. Dia membabat lenyap anak buah Shakti hingga akhirnya terkepung. Untungnya, para petarung Ardhanarishvara tiba dan membantu Kid melawan mereka.

Queenie muncul membawa pistol dan mencoba menembak Kid, tetapi Sita memukulnya dengan nampan makan hingga tewas. Kid lampau memotong ibu jari Queenie dengan nampan tersebut dan melanjutkan naik ke lantai atas.

Kid berjumpa Rana di lantai berikutnya dan siap untuk duel ulang. Rana memberikan perlawanan sengit, tapi Kid unggul dan mulai menghajar kepala Rana dengan sepatu kewenangan tinggi, merobohkannya setiap kali dia mencoba berdiri. Rana akhirnya menyerah namun Kid memukulinya tanpa maaf hingga tengkoraknya pecah. Dia kemudian menggunakan ibu jari Queenie yang terputus untuk mengakses lantai paling atas.

Kid berhadapan dengan Baba Shakti, sang musuh utama. Shakti mencoba mendekati Kid dengan berpura-pura tenteram dan mempengaruhinya. Shakti menunjukkan padukas (sandalnya), yang katanya dibuat oleh ‘pengikut setia’ untuk mencegah kakinya melukai makhluk hidup.

Tiba-tiba helikopter muncul dan lampu sorotnya mengganggu Kid. Shakti mengambil pisau tersembunyi dari dalam sandalnya dan menusuk perut Kid. Kid berupaya tetap melawan, hingga tangannya tertusuk pisau. Pada akhirnya dia bisa menghajar Shakti, lampau menusuknya berulang kali. Shakti memohon belas iba namun Kid menjawab bahwa hanya Tuhan yang bisa mengampuninya sekarang. Kid kemudian mengakhirinya dengan menghujamkan pisau ke kepala Shakti. Dia menatap gambar Dewa Hanuman dan terkenang kilasan terakhir tentang ibunya sebelum akhirnya roboh.

Tagline:One small ember can burn down everything.

Duration: 121 Min

Release:3 Apr 2024

Language:English, हिन्दी

Budget:$ 10.000.000,00

Revenue:$ 12.000.000,00

Cast:Adithi Kalkunte, Ashwini Kalsekar, Brahim Achabbakhe, Dev Patel, Jatin Malik, Makrand Deshpande, Pitobash, Sharlto Copley, Sikandar Kher, Sobhita Dhulipala, Vipin Sharma, Zakir Hussain