Oksitetrasiklin

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Oksitetrasiklin Nama sistematis (IUPAC) Data klinis Nama dagang Kat. kehamilan Status hukum Rute Data farmakokinetik Waktu paruh Ekskresi Pengenal Nomor CAS Kode ATC PubChem DrugBank ChemSpider UNII KEGG ChEBI ChEMBL Data kimia Rumus SMILES Data fisik Titik lebur
(4S,4aR,5S,5aR,6S,12aS)-4-(Dimetilamino)-3,5,6,10,11,12a-heksahidroksi-6-metil-1,12-diokso-1,4,4a,5,5a,6,12,12a-oktahidrotetrasena-2-karboksamida
Terramycin, dll
D(AU)
Preskripsi saja
Oral, topikal (tetes mata)
6–8 jam
Ginjal
79-57-2 Ya
D06AA03 A01AB25, G01AA07, J01AA06, S01AA04, QA01AB25, QJ51AA06
CID 54675779
DB00595
10482174 Ya
SLF0D9077S Ya
C06624 Ya
CHEBI:27701 Ya
CHEMBL1517 Ya
C22H24N2O
eMolecules & PubChem

InChI

  • InChI=1S/C22H24N2O9/c1-21(32)7-5-4-6-8(25)9(7)15(26)10-12(21)17(28)13-14(24(2)3)16(27)11(20(23)31)19(30)22(13,33)18(10)29/h4-6,12-14,17,25,27-29,32-33H,1-3H3,(H2,23,31)/t12-,13-,14+,17+,21-,22+/m1/s1 Ya
    Key:IWVCMVBTMGNXQD-PXOLEDIWSA-N Ya

181–182 °C (358–360 °F)

Oksitetrasiklin adalah antibiotik golongan tetrasiklin spektrum luas.

Oksitetrasiklin bekerja dengan mengganggu kemampuan bakteri untuk menghasilkan protein penting. Tanpa protein tersebut, bakteri tidak dapat tumbuh, berkembang biak, dan bertambah jumlahnya. Oleh karena itu, oksitetrasiklin menghentikan penyebaran infeksi, dan bakteri yang tersisa dibunuh oleh sistem kekebalan atau akhirnya mati.

Oksitetrasiklin aktif melawan berbagai macam bakteri. Namun, beberapa jenis bakteri telah mengembangkan resistensi terhadap antibiotik ini, sehingga mengurangi efektivitasnya dalam mengobati beberapa jenis infeksi.

Oksitetrasiklin digunakan untuk mengobati infeksi klamidia, seperti psitakosis, trakoma, dan uretritis, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma, seperti pneumonia.

Oksitetrasiklin digunakan untuk mengobati jerawat, karena aktivitasnya melawan bakteri pada kulit yang mempengaruhi perkembangan jerawat (Cutibacterium acnes). Obat ini digunakan untuk mengobati serangan bronkitis kronis, karena aktivitasnya melawan Haemophilus influenzae. Oksitetrasiklin dapat digunakan untuk mengobati infeksi lain yang lebih jarang, seperti yang disebabkan oleh bakteri rickettsia (misalnya demam berbintik Pegunungan Rocky). Untuk mengetahui bakteri penyebab infeksi rentan terhadapnya, biasanya diambil sampel jaringan; misalnya usapan dari area yang terinfeksi atau sampel urin atau darah.[butuh rujukan]

Oksitetrasiklin dipatenkan pada tahun 1949 dan mulai digunakan secara komersial pada tahun 1950.[1] Obat ini termasuk dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia sebagai alternatif pengganti tetrasiklin.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kegunaan dalam Medis[sunting | sunting sumber]

Efek Samping[sunting | sunting sumber]

Biosintesis[sunting | sunting sumber]

Indikasi dalam Kedokteran Hewan[sunting | sunting sumber]

Oksitetrasiklin digunakan untuk mengendalikan wabah penyakit busuk Amerika dan penyakit busuk Eropa pada lebah madu.

Oksitetrasiklin dapat digunakan untuk memperbaiki gangguan pernafasan pada ternak, yang diberikan dalam bentuk bubuk atau melalui suntikan intramuskular. Produsen ternak Amerika menerapkan oksitetrasiklin pada pakan ternak untuk mencegah penyakit dan infeksi pada sapi dan unggas. Antibiotik sebagian diserap di saluran pencernaan hewan dan sisanya disimpan dalam kotoran. Para peneliti di Badan Penelitian Pertanian mempelajari pemecahan oksitetrasiklin dalam pupuk kandang tergantung pada berbagai kondisi lingkungan. Mereka menemukan bahwa penguraian melambat seiring dengan meningkatnya saturasi kotoran dan menyimpulkan bahwa hal ini disebabkan oleh penurunan kadar oksigen.[3] Penelitian ini membantu produsen memahami efek oksitetrasiklin dalam pakan ternak terhadap lingkungan, bakteri, dan resistansi antimikroba.

Oksitetrasiklin digunakan untuk menandai ikan yang dilepaskan dan kemudian ditangkap kembali. Oksitetrasiklin mengganggu pengendapan tulang, meninggalkan bekas yang terlihat pada pertumbuhan tulang.

Oksitetrasiklin telah diformulasikan sebagai antiinfeksi spektrum luas untuk ikan dengan nama "Terramycin 200" (TM200).[4] Obat tersebut digunakan untuk mengendalikan penyakit tertentu yang berdampak buruk pada ikan salmon, ikan berkumis, dan lobster.

Referensi[sunting | sunting sumber]