√ Pengertian MAN, Fungsi, Tujuan, Ciri dan Dampaknya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita bakal membahas mengenai Metropolitan Area Network (MAN), penjelasan selengkapnya mengenai Metropolitan Area Network (MAN) ini bakal diuraikan sebagai berikut :

Pengertian MAN, Fungsi, Tujuan, Ciri dan Dampaknya

Pengertian Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN) ini merupakan jaringan yang lebih luas daripada Local Area Network (LAN). Area yang digunakan di dalam jaringan MAN ini di dalam sebuah negara. Di dalam perihal tersebut, jaringan komputer ini menghubungkan beberapa buah jaringan Local Area Network alias disingkat dengan LAN itu ke dalam wilayah area yang lebih besar. Beberapa Local Area Netwrok (LAN) itu menjadi satu jaringan bisa juga disebut sebagai Metropolitan Area Network (MAN).

Metropolitan Area Network (MAN) ini terdapat di dalam satu kampus alias juga di dalam satu wilayah yang agak luas (bisa juga satu kota). Metropolitan Area Network (MAN) ini biasanya tidak dipunyai oleh 1 organisasi saja. Sama seperti Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN) ini juga mempunyai wireless dengan kekurangan serta kelebihan yang relatif sama. Metropolitan Area Network (MAN) ini juga bisa untuk menunjang info teks serta suara, apalagi dapat/bisa berasosiasi dengan jaringan televisi kabel alias juga gelombang radio.

Suatu jaringan area metropolitan (MAN) ini merupakan suatu jaringan komputer yang biasanya mencakup sebuah kota alias juga kampus yang besar. MAN ini biasanya interkoneksi kedalam sejumlah jaringan area lokal alias LAN itu menggunakan teknologi backbone yang mempunyai kapabilitas yang tinggi, seperti misalnya serat- optik link, serta juga menyediakan jasa up-link untuk jaringan area luas (atau WAN) dan juga Internet. Jangkauan dari MAN ini berkisar 10 hingga 50 km, MAN ini juga merupakan jaringan yang cocok sekali dalam membangun jaringan itu di perkantor di dalam satu (1) kota antara pabrik/instansi serta juga instansi pusat yang berada dalam jangkauannya.

Metropolitan Area Network (MAN) ini merupakan sebuah jaringan komputer di dalam suatu kota dengan transfer info yang berkecepatan cukup tinggi, yang menghubungkan segala macam letak seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, serta lain sebagainya. Jaringan MAN ialah campuran dari beberapa LAN. Metropolitan Area Network (MAN) ini pada dasarnya merupakan jenis LAN yang mempunyai ukuran lebih besar dan juga biasanya hanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN ini merupakan pilihan dalam membangun jaringan komputer antar instansi di dalam suatu kota.

MAN ini biasanya bisa menunjang info serta suara, dan juga apalagi bisa berasosiasi dengan jaringan televisi kabel. MAN ini juga hanya mempunyai 1 alias juga 2 buah kabel serta tidak mempunyai komponen switching, yang kegunaan itu adalah untuk mengatur paket itu dengan melalui beberapa output kabel. Adanya komponen switching tersebut membikin rancangan menjadi lebih sederhana.

Sejarah Jaringan Metropolitan Area Network (MAN)

Pada tahun 1940-an di Amerika terdapat sebuah penelitian yang mau memanfaatkan perangkat komputer secara bersama. Pada tahun 1950-an pada saat jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, lantaran mahalnya nilai perangkat komputer tersebut maka terdapat tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal.

Dari sinilah maka muncul konsep pengedaran proses dengan berasas waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), corak pertama kali jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS tersebut beberapa terminal terhubung dengan secara seri ke sebuah host komputer.

Selanjutnya konsep tersebut berkembang menjadi proses pengedaran (Distributed Processing). Dalam proses tersebut beberapa host komputer ini mengerjakan sebuah pekerjaan besar dengan secara paralel untuk dapat melayani beberapa terminal yang tersambung dengan secara seri disetiap host komputer.

Pada saat harga-harga komputer mini tersebut sudah mulai menurun serta konsep proses pengedaran itu sudah matang, maka penggunaan komputer serta jaringannya itu juga sudah mulai beragam dari mulai menangani proses berbareng alias juga komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa kudu melalui komputer pusat. dari situ kemudian mulai berkembang teknologi jaringan misalnya seperti LAN, MAN, dan WAN

Implementasi Metropolitan Area Network (MAN)

Beberapa teknologi yang digunakan untuk tujuan ini adalah Asynchronous Transfer Mode (ATM), FDDI, serta SMDS. Teknologi ini di dalam proses itu digantikan oleh hubungan berbasis Ethernet (misalnya, Metro Ethernet) di kebanyakan daerah. MAN ini hubunganya antara jaringan area lokal sudah dibangun tanpa kabel baik itu menggunakan microwave, radio, alias juga infra-merah link laser.

DQDB, Distributed-queue dual bus, ini adalah suatu wilayah metropolitan jaringan standar untuk komunikasi data. Hal tersebut ditentukan di dalam standar IEEE 802,6. Menggunakan DQDB, jaringan ini dapat/bisa sampai 20 mil (30 km) serta beraksi pada kecepatan 34-155 Mbit / s.

Beberapa jaringan terkenal itu dimulai sebagai MAN, diantaranya

  1. MAE-East,
  2. Internet peering points MAE-West,
  3. media jaringan Sohonet.

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan MAN

Kelebihan Jaringan MAN

Adapun kelebihan dari jaringan MAN ini diantaranya sebagai berikut :

  1. Pertukaran info dan info bisa lebih sigap dan akurat.
  2. Pengembangan di dalam bagian pengetahuan pengetahun di sekolah-sekolah alias juga perguruan tinggi .
  3. Komunikasi antar tiap perguruan tinggi alias juga sekolah alias pun juga tenaga kerja pada sebuah instansi itu bisa dengan e-mail ataupun chatting.
  4. Proses backup info dari segala macam tempat juga lebih mudah serta cepat.
  5. Dapat membikin sarana obrolan pada perguruan tinggi alias juga sekolah-sekolah.
  6. Dapat dijadikan sebagai perangkat (tools) untuk mempersatukannya kekompakan para tenaga kerja alias juga mahasiswa serta  siswa.
  7. Dapat juga dijadikan sebagai sarana promosi yang tepat serta cepat.
  8. Dapat menggunakan program aplikasi alias juga permainan secara bersama-sama.
  9. Cakupan lingkungan jaringan itu juga lebih luas andaikan dibanding jaringan LAN

Kekurangan Jaringan MAN

Adapun kekurangan dari jaringan MAN ini diantaranya :

  • Biaya operasional cukup besar
  • Biaya perawatanya juga terbilang sangat mahal
  • Sering menjadi sasaran para Cracker untuk mendapatkan untung pribadi
  • Untuk memperbaiki jaringan MAN itu juga diperlukan waktu yang cukup lama
  • Instalasi infrastrukturnya juga tidak mudah.
  • Rumit andaikan terjadi trouble jaringan (network trouble shooting).

Fungsi dan Tujuan MAN

  1. Membangun & Implementasi dari sistem jaringan yang mengkolaborasikan antar server guna memenuhi kebutuhan internal perusahaan serta pemerintah di dalam mengkomunikasikan jaringan yang dipergunakan sehingga dari perihal tersebut dapat melakukan aktivitas seperti chat, messenger, video serta lain – lain dengan bandwidth lokal.
  2. Jenis Jaringan Komputer pada MAN ini biasa juga digunakan untuk dapat menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk bisa/dapat membikin suatu jaringan MAN, biasanya juga diperlukanadanya operator telekomunikasi untuk dapat menghubungkan antar jaringan komputer
  3. Jaringan Komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi itu tentu bakal menjadi lebih efisien, mempermudah di dalam perihal berbisnis, serta juga keamanan di dalam jaringan menjadi lebih baik
  4. Mampu untuk menunjang info teks serta suara, apalagi juga dapat berasosiasi dengan jaringan televisi kabel alias juga gelombang radio
  5. Untuk dapat menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya

Teknologi Yang Digunakan MAN

Adapun teknologi yang di gunakan MAN ini diantaranya  :

Asynchronous Transfer Mode (ATM )

Merupakan standar internasional untuk cell relay yang mana multiple jenis jasa (seperti misalnya: bunyi digital/voice, video, alias data) itu disampaikan dalam fixed length (53-byte) cells. Fixed-length cells ini memungkinkan proses sel berjalan di dalam hardware, dengan demikian perihal tersebut bakal mereduksi keterlambatan ATM dirancang sebagai transmisi media berkecepatan tinggi seperti misalnya E3, SONET, dan T3. ATM ini berbeda dalam beberapa perihal dari teknologi info link lain yang lebih umum seperti halnya Ethernet.

Fiber Distributed Data Interface ( FDDI )

Ini merupakan protokol yang menggunakan topologi lingkaran fiber optik dobel yang disebut dengan sebtuan  lingkaran primary serta lingkaran secondary. Kedua lingkaran itu bisa/dapat di gunakan untuk pengiriman info tapi hanya lingkaran primary yang biasanya di gunakan sebagai jaringan utama. Lingkaran secondary baru tersebut berfaedah apalagi lingkaran primary mengalami kerusakan.

Switched Multi-megabit Data Service ( SMDS )

Ini merupakan jasa connectionless yang digunakan dalam menghubungkan LAN, MAN serta WAN untuk pertukaran data. Pada awal 1990-an, di Eropa jasa ini dikenal dengan sebtuan Broadband Connectionless Broadband Data Service (CBDS). Maksud dari connectionless ini adalah tidak ada kebutuhan untuk mengatur hubungan dengan melalui jaringan sebelum mengirim data.

Ciri Karakteristik MAN

  1. Meliputi area yang luas dan berkisar antara 5 sampai 50 km. MAN ini mencakup area perkotaan.
  2. Sebuah MAN (seperti WAN) ini umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi. MAN, komunikasi linknya serta peralatan, umumnya dimiliki oleh salah satu konsorsium pengguna alias juga oleh penyedia jasa jaringan yang menjual pelayanan kepada pengguna.
  3. MAN ini sering juga bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi. Hal tersebut juga sering digunakan di dalam menyediakan hubungan berbareng untukjaringan lain dengan memanfaatkan link ke WAN.
  4. MAN ini berukuran lebih besar serta biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN.
    Hanya mempunyai sebuah alias dua buah kabel serta tidak mempunyai komponen switching.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian MAN, Fungsi, Tujuan, Teknologi, Ciri dan Dampak, semoga apa yang diuraikan dapat berfaedah untuk anda.