√Pengertian Puisi, Ciri, Jenis, Unsur dan Struktur Menurut Para Ahli

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Pendidikan.Co.Id – Puisi merupakan sebuah karya sastra yang berwujudkan tulisan yang didalamnya itu mengandung irama, rima, ritma serta lirik dalam tiap-tiap baitnya. Secara garis besar unsur pada puisi tersebut juga mempunyai sebuah makna serta dapat mengungkapkan sebuah emosi dari sang penyair yang dituangkan ke dalam bahasa imajinatif juga disusun dengan menggunakan struktur bahasa yang padat full dengan makna.

Pengertian Puisi, Ciri, Jenis,Unsur & Struktur Menurut Ahli

Pengertian Puisi

Puisi adalah sebuah karya seni yang berupakan sebuah tulisan yang menggunakan kualitas estetika (keindahan bahasa) sehingga berfokus kepada unsur bunyi, irama, serta penggunaan diksi. Dengan berasas jenisnya puisi tersebut dapat dibagi menjadi dua jenis ialah puisi baru dan pusi lama. Masing masing dari jenis puisi itu tentunya juga mempunyai ciri-ciri serta struktur yang berbeda juga.

Dibawah ini merupakan pengertian puisi menurut para ahli, antara lain sebagai berikut :

  • Sumardi

    Puisi merupakan sebuah karya sastra dengan bahasa yang diperpendek, dipadatkan bahasanya serta juga diberi sentuhan irama sesuai bunyi yang padu dengan pemilihan kata kiasan yang berkarakter imajinatif.

  • Herman waluyo

    Puisi merupakan sebuah karya sastra tertulis yang paling pertama ditulis manusia didalam sebuah sejarah.

  • Thomas Carlye

    Puisi merupakan sebuah ungkapan pikiran yang disampaikn dengan secara musikalisasi.

  • Sastra Sudjiman

    Puisi merupakan suatu ragam sastra yang bahasa yang digunakan terikat oleh suatu irama, matra, rima, dan juga sesuatu dalam penyusunan larik serta juga bait.

  • Watt-Dunton

    Puisi merupakan suatu ekpresi yang kongkret serta juga yang sifatnya itu terkandung artistik dari sebuah pikiran manusia dengan bahasa emosional serta berirama.

  • H.B. Jassin

    Puisi merupakan suatu pengucapan dengan meluapkan emosi yang didalamnya mengandung suatu fikiran-fikiran serta juga suatu tanggapan-tanggapan.

Dengan berasas pengertian puisi yang dikemukan para mahir tersebut maka dapat kita simpulkan bahwa pengertian puisi secara umum adalah sebuah karya sastra yang didalamnya mengandung unsur irama, ritma, diksi, llirik serta juga dengan menggunakan kata kiasan pada tiap-tiap baitnya dalam menciptakan keelokan bahasa yang dapat digunakan untuk sarana meluapkan emosi alias imajinasi.


Unsur-Unsur Puisi

Pada dassarnya unsur-unsur puisi tersebut dapat atua bisa dibagi dengan berasas strukturnya menjadi dua macam alias jenis yakni  sebagai berikut :

Struktur Fisik Puisi

Dibawah ini merupakan struktur bentuk puisi antara lain adalah sebagai berikut :

  • Tipografi

    Tipografi adalah sebuah corak puisi yang dipenuhi dengan kata, tepi kiri kanan, serta tidak mempunyai pengaturan baris hingga pada baris puisi yang tidak selalu diawali huruf besar (kapital) serta diakhiri dengan tanda titik. Namun perihal semacam ini bisa menentukan pemaknaan dari sebuah puisi.

  • Diksi

    Diksi merupakan sebuah pemilihat kata yang digunakan oleh si sang penyair didalam puisinya. Sebab puisi berkarakter mempunyai bahasa yang padat maka pemilihan kata yang sesuai serta mengandung makna wajib dilakukan. Pemiilihan kata tersebut dilakukan tentu dengan mempertimbangkan irama, nada, serta estetika (keindahan bahasa).

  • Imaji

    Imaji dikatan juga dengan khayalan adalah sebuah unsur yang melibatkan penggunaan indera manusia, seperti gambaran suatu penglihatan, gambaran bunyi serta  lain sebagainya. Penggunaan gambaran tersebut bermaksud dalam upaya si pembaca maupun pendengar bisa juga membayangkan apalagi dapat merasakan apa yang dirasakan oleh sang penyair.

  • Kata Konkret

    kata konkret merupakan sebuah kata yang memungkinkan terjadinya imaji, Kata konkret ini misalnya seperti permata senja bisa berati pantai alias tempat yang sesuai untuk dapat memandang dari mana datangnya senja. Kata konkret tersebut berkarakter imajinatif sehingga bakal dapat menimbulkan alias memunculkan imaji.

  • Gaya Bahasa

    Gaya bahasa merupakan sebuah penggunaan bahasa yang sifatnya itu seolah olah menghidupkan serta juga memunculkan sebuah makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Dasarnya style bahasa yang digunakan didalam puisi ini berbentuk majas contohnya seperti majas metafora, simile, anafora, paradoks serta lain sebagainya.

  • Irama/Rima

    Irama alias rima merupakan suatu persamaan bunyi di awal, tengah ataupun juga pada akhir puisi.


Struktur Batin Puisi

  1. Tema

    Tema merupakan salah satu unsur utama dari membikin sebuah puisi lantaran tema tersebut berangkaian erat dengan makna yang dikeluarkan oleh dari kreator didalam puisi. Tanpa adanya sebuah tema yang jelas tentunya bakal menghasilkan puisi yang tidak jelas maknanya.

  2. Nada

    Nada berasosiasi dengan sikap penyair terhadap pembacanya. Dasrnya nada yang digunakan ini bakal bervariasi misalnya seperti dengan  nada sombong, dengan nada tinggi, dengan nada rendah serta lain sebagainya.

  3. Amanat

    Amanat adalah sebuah pesan yang terkandung didalam sebuah puisi yang dibuat. Amanat tersebut dapat ditemukan dengan langkah memaknai puisi itu dengan secara langsung.


Puisi Baru dan Puisi Lama

Puisi terbagi menjadi dua jenis ialah puisi baru dan juga puisi lama, dibawah ini merupakan pengertian puisi baru dan lama, ciri, dan jenisnya, adalah sebagai berikut :

Puisi Baru

Pengertian Puisi Baru merupakan sebuah jenis puisi yang tidak lagi terikat oleh adanya aturan, artinya puisi baru ini mempunyai corak lebih bebas dibandingkan puisi lama didalam semua perihal seperti rima, baris, bait, diksi serta lain sebagainya.

Ciri-Ciri Puisi Baru

  1. Sifatnya simetris alias mempunyai corak yang rapih.
  2. mempunyai sajak yang teratur.
  3. Lebih menggunakan sajak syair, alias juga pola pantun.
  4. Umumnya berbentuk empat seuntai.
  5. Terdiri dari kesatuan sintaksis (gatra).
  6. Tiap-tiap gatra terdiri dari 4 sampai dengan 5 suku kata.

Jenis-Jenis Puisi Baru

Puisi baru ini dapat dikatogerikan menjadi 2 macam ialah dengan berasas isi serta dengan berasas bentuk:

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

  1. Balada merupakan sebuah puisi yang berisi mengenai sebuah cerita alias kisah.
  2. Himne merupakan sebuah puisi pujian alias pujuaan yang diarahkan alias ditujukan kepada Tuhan, Negara, alias segala sesuatu yang dianggap sangat krusial serta sakral.
  3. Romansa adalah sebuah puisi yang mengungkapkan sebuah feel/perasaan yang umunya itu memunculkan adanya pengaruh romantisme.
  4. Ode merupakan puisi yang sifatnya itu memberikan sanjungan kepada orang yang sangat berjasa. Umumnya ode ini diberikan kepada orang tua, pahlawan, serta juga orang orang besar.
  5. Epigram adalah sebuah karya puisi yang berisikan sebuah tuntunan ataupun aliran hidup. Epigram ini berartikan sebuah unsur pengajaran;
  6. didaktik ialah puisi dengan nasihat yang memabwa ke arah kebenaran yang dapat dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan.
  7. Elegi merupakan puisi yang mengungkapkan emosi kesedihan alias tangisan berupa ratapan ke diri sendiri, alias meratapi suatu kejadiaan alias peristiwa.
  8. Satire merupakan sebuah puisi yang didalamnya mengandung unsur-unsur sindiran alias kritikan terhadap seseorang alias segala sesuatu.

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya

  1. Distikon ialah sebuah puisi yang mana hanya didalamnya hanya terdapat dua baris saja pada tiap-tiap baitnya alias sering dikatakan dengan puisi dua seuntai.
  2. Terzinah merupakan sebuah puisi yang mempunyai tiga baris dalam tiap-tiap  baitnya alias dikatakan juga dengan puisi tiga seuntai.
  3. Kuatrain merupakan sebuah puisi dimana terdapat empat baris kalimat pada tiap-tiapbaitnya alias disebut dengan puisi empat seuntai.
  4. Kuint merupakan sebuah puisi yang mempunyai lima baris kalimat dalam pada tiap-tiapbaitnya alias di sebut puisi lima seuntai.
  5. Sektet merupakan sebuah puisi yang mempunyai enam baris kalimat pada tiap-tiap baitnya alias dsebut puisi enam seuntai.
  6. Septime merupakan sebuah puisi yang mempunyai tujuh baris kalimat pada tiap-tiap baitnya alias disebut dengan puisi tujuh seuntai.
  7. Oktaf merupakan sebuah puisi yang mempunyai delapan baris kalimat pada tiap-tiap baitnya alias disebut dengan puisi delapan seuntai.
  8. Soneta merupakan sebuah puisi paling terkenal di kalangan penyair karena soneta ini terkesan susah untuk dapat diciptakan dan menjadi sebuah tantangan bagi seorang penyair. Soneta sendiri merupakan jenis puisi baru yang mempunyai empat belas baris kalimat yang terbagi lagi menjadi empat bait yangmana dua bait pertama itu mengandung empat baris serta dua baris terakhir itu mengandung tiga baris.

Puisi Lama

puisi lama adalah sebuah jenis puisi yang tetap terikat alias berasosiasi dengan sangat erat norma serta juga aturan-aturan penulisan yang bertindak seperti berikut :

  1. Jumlah kata yang terdapat pada satu baris.
  2. Jumlah baris kalimat yang terdapat dalam satu bait.
  3. Sajak alias rima.
  4. Banyaknya suku kata.
  5. Penggunaan irama.

Ciri-Ciri Puisi Lama

Puisi lama mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai berikut : sebagai berikut:

  1. Tidak diketahui siapakah nama sang pengarang dari puisi tersebut.
  2. Merupakan sebuah sastra lisan lantaran disampaikan serta diajarkan dari mulut ke mulut.
  3. Sangat terikat dengan norma serta juga aturan-aturan yang bertindak seperti style bahasa, diksi, rima, intonasi lain sebagainya.

Jenis-Jenis Puisi Lama

  1. Mantra:
    ialah suatu ucapan yang dianggap sangat krusial dan sakral dan mempunyai kekuatan gaib, umumnya mantra digunakan didalam sebuah upacara tertentu seperti mantra yang digunakan untuk menolak datangnya hujan serta juga sebaliknya.
  2. Pantun:
    merupakan suatu jenis puisi lama yang tetap memperkuat sampai sekarang ini. puisi ini mempunyai sajak a-a-a-a alias a-b-a-b yang tiap-tiap baitnya itu terdiri dari empat alias delapan baris. Pantun tersebut dapat bedakan karenda berasas temanya yakni: pantun jenaka, Pantun anak, Pantun kehidupan serta lain sebagainya.
  3. Talibun:
    merupakan suatu pantun yang mempunyai jumlah baris yang selalu genap dalam tiap-tiap baitnya itu, biasanya terdiri dari enam, delapan, sepuluh baris ataupun juga kelipatan dua lainnya.
  4. Syair:
    ialah suatu karya puisi alias karya sastra dari arab yang mempunyai alias juga  mempunyai sajak a-a-a-a. Biasanya syair ini menceritakan sebuah kisah yang didalamnya itu terkadung sebuah amanat.
  5. Karmina:
    merupakan suatu pantun yang sangat pendek alias biasa dikatankan dengan pantun kilat.
  6. Gurindam:
    merupakan suatu puisi yang hanya terdapat dua baris pada kalimat saja dalam tiap-tiap baitnya itu, mempunyai sajak a-a-a-a juga mempunyai sebuah nasehat alias amanat.

Sekian uraian mengenai Pengertian Puisi, Ciri, Jenis, Unsur dan Struktur Menurut Para Ahli, Semoga dapat berfaedah untuk anda.

Baca juga tulisan menarik lainnya :

  1. Pengertian Pantun, Ciri, Macam, Kaidah dan Syarat Pantun
  2. √Pengertian, Proses dan Jenis Awan Secara Umum
  3. √Listrik: Pengertian, Cara, Sifat, Manfaat dan Bahayanya