Sejarah World Water Forum, Indonesia Jadi Tuan Rumah Tahun 2024

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

World Water Forum (WWF) ke-10 bakal diselenggarakan di Indonesia pada tahun 2024. Indonesia menjadi tuan rumah dan bakal menyelenggarakan rangkaian aktivitas forum sektor air terbesar di bumi pada tanggal 18 sampai 25 Mei 2024 mendatang.

World Water Forum adalah forum internasional di sektor air yang melibatkan beragam pemangku kepentingan di bumi yang diadakan oleh World Water Council (WWC) alias Dewan Air Dunia, organisasi internasional yang didedikasikan untuk mengatasi isu-isu air global.

World Water Forum telah diselenggarakan setiap tiga tahun. Hingga kini, penyelenggaraannya telah berjalan sebanyak 10 kali sejak tahun 1997, tahun pertama kalinya forum internasional di sektor air tersebut diselenggarakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat itu, Marrakesh, Maroko menjadi tuan rumah untuk diselenggarakannya World Water Forum yang pertama. Untuk tahun 2024 ini, Bali, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah untuk diselenggarakannya World Water Forum yang kesepuluh.

Mengutip dari situs resmi WWF, berikut sejarah daftar tuan rumah penyelenggara World Water Forum dari masa ke masa sejak tahun 1997 sampai 2024:

WWF ke-1 di Marrakech, Maroko (21-23 Maret 1997)
Forum ini dihadiri oleh 400 peserta dan bermaksud untuk mengatasi krisis air global. Forum ini menghasilkan Deklarasi Marrakesh, yang memberikan mandat kepada Dewan Air Dunia (WWC) untuk mengembangkan "Visi Air Dunia" untuk abad ke-21. Deklarasi ini menandai langkah krusial untuk menyelesaikan krisis air. Visi ini kemudian diterbitkan pada tahun 2000 dan dipresentasikan pada WWF ke-2.

WWF ke-2 di Den Haag, Belanda (17-22 Maret 2000)
Forum ini menghasilkan obrolan yang signifikan tentang "Visi Air Dunia" dan rencana tindakan terkait. Salah satu hasilnya adalah usulan untuk membentuk tim pemantau yang bakal melakukan survei terhadap upaya-upaya organisasi air dunia dan melaporkan rencana tindakan konkret pada WWF ke-3.

WWF ke-3 di Kyoto, Jepang (16-22 Maret 2003)
Forum ini diselenggarakan di Kyoto, Shiga, dan Osaka, Jepang pada tahun 2003. Dengan lebih dari 24.000 peserta, forum ini mempertemukan 1.300 delegasi resmi dari 170 negara dan 47 organisasi internasional. Forum ini menghasilkan publikasi laporan "Aksi Air Dunia", yang menganalisis 3.000 tindakan di lapangan dan menampilkan upaya dunia dalam mengatasi tantangan air.

WWF ke-4 di Kota Meksiko, Meksiko (14-22 Maret 2006)
Forum ini berfokus pada isu-isu pengelolaan dan tata kelola air yang penting, termasuk meningkatkan akses terhadap air dan sanitasi, meningkatkan sistem pembiayaan, dan membina kerja sama internasional. Hasilnya memainkan peran krusial dalam mendorong perbincangan dan tindakan di bidang-bidang ini, untuk mengatasi tantangan air dunia secara efektif.

WWF ke-5 di Istanbul, Turki (16-22 Maret 2009)
Forum ini menandai beberapa perihal yang baru pertama kali terjadi, ialah pertemuan Hearings of State, keterlibatan lebih dari 250 personil parlemen, dan pengembangan Pernyataan Menteri dan Panduan Air. Lebih dari 30.000 peserta ikut serta dalam forum ini, dengan lebih dari 400 organisasi yang berkontribusi. Forum ini diselenggarakan dengan 6 tema, menampilkan 7 laporan regional, dan mencakup 5 panel tingkat tinggi.

WWF ke-6 di Marseille, Prancis (12-17 Maret 2012)
Forum ini mengusung tema "Time for Solutions" alias "Saatnya Mencari Solusi". Forum ini menampilkan Desa Solusi dan Platform Solusi, yang menyoroti pendekatan-pendekatan yang ada untuk masalah air dan sanitasi. Prancis, sebagai tuan rumah, menghasilkan pendapatan lebih dari forum tersebut, yang kemudian diinvestasikan untuk mendukung proyek-proyek di lapangan.

WWF ke-7 di Daegu-Gyeongbuk, Korea Selatan (12-17 April 2015)
Forum ini menandai fase baru dalam upaya dunia untuk pembangunan berkelanjutan. Forum ini bermaksud untuk mengimplementasikan solusi dari forum sebelumnya, memfasilitasi obrolan tentang isu-isu mengenai air, dan mendorong kerja sama di antara pemerintah, organisasi, dan perusahaan. Berbagai perjanjian ditandatangani, dan pertemuan bilateral dan multilateral menciptakan kesempatan kerja sama.

WWF ke-8 di Brasilia, Brasil (18-23 Maret 2018)
Forum ini menandai tonggak sejarah yang signifikan lantaran untuk pertama kalinya aktivitas ini diadakan di bagian bumi selatan. Dengan tema "Sharing Water" alias "Berbagi Air". Forum ini bermaksud untuk mengatasi tantangan air secara dunia dan mendorong solusi inovatif.

WWF ke-9 di Dakar, Senegal (21-26 Maret 2022)
Forum ini mempertemukan para pemimpin dunia, praktisi, dan masyarakat sipil untuk membahas tantangan air dan sanitasi dengan tema "Water Security for Peace and Development" alias "Keamanan Air untuk Perdamaian dan Pembangunan". Forum ini bermaksud untuk mempromosikan tindakan kolektif, kerja sama, dan solusi terpadu untuk mengatasi masalah air yang mendesak. Acara ini mengakui meningkatnya akibat variabilitas dan perubahan iklim.

WWF ke-10 di Bali, Indonesia (18-25 Mei 2024)
Forum ini mengangkat tema "Water for Shared Prosperity" alias "Air untuk Kemakmuran Bersama". Forum ini bakal berjalan pada tanggal 18-25 Mei 2024 dengan penyelenggaraannya yang terdiri dari tiga tahapan proses, ialah Thematic Process, Regional Process, dan Political Process.

(wia/idh)