Teuku Rifnu Wikana

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Teuku Rifnu Wikana (lahir 3 Agustus 1980) adalah pemeran dan sutradara Indonesia keturunan Aceh. Selain bermain dalam film layar lebar, ia juga dikenal sebagai aktor teater.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Teuku merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara, dari pasangan Teuku Syarifuddin dan Cut Nur Asiah yang berasal dari Aceh.[1] Teuku mulai mengenal dunia teater sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Pada saat itu, ia bergabung ke dalam Teater 46 yang dipimpin oleh Teuku Rinaldi. Teuku kerap dipercaya untuk memerankan tokoh utama dalam pertunjukan teater menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau perayaan Maulid Nabi di Pematangsiantar.

Ia pernah berkuliah dalam jurusan S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota di Institut Teknologi Medan. Namun, ia memutuskan untuk mengundurkan diri.[2]

Karier[sunting | sunting sumber]

Sebelum terjun ke dunia seni peran, Teuku pernah bekerja sebagai manajer untuk saluran radio CAS 90.4 FM yang disiarkan di kawasan Pematangsiantar.[3] Selain itu, Teuku juga pernah bekerja sebagai tenaga pemasaran. Ketika berpindah ke Jakarta, Teuku sempat menjadi pengamen selama dua bulan untuk membiayai hidupnya.[4]

Teuku mengawali kariernya dalam bidang seni peran sebagai aktor di teater. Ia muncul pertama kali di layar lebar melalui debut aktingnya dalam film Mengejar Matahari pada tahun 2004.[5] Teuku hanya mengantar temannya ke tempat syuting film tersebut, tetapi ia juga dipaksa untuk mengikuti proses pemilihan pemeran.[6]

Pada tahun 2008, Teuku mendapat peran sebagai Bakrie dalam film Laskar Pelangi arahan sutradara Riri Riza yang diadaptasi dari novel laris karya Andrea Hirata. Riri mengungkapkan bahwa dirinya memilih Teuku untuk berperan dalam film tersebut setelah Teuku memarahinya dalam sebuah sesi diskusi mengenai penyensoran film di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki.[7]

Melalui film Darah Garuda pada tahun 2010, Teuku berhasil masuk dalam nominasi Aktor Pembantu Terbaik dan Terfavorit dalam ajang Indonesian Movie Awards pada tahun 2011.[8] Pada tahun 2011, sutradara Gareth Evans mengajaknya untuk ikut berperan dalam film aksi The Raid. Namun, ia gagal tampil dalam film tersebut karena sudah terlebih dahulu menandatangani kontrak untuk membintangi film Sang Penari.

Pada tahun 2013, ia memerankan Walikota Solo — yang di kemudian hari menjadi Presiden Republik Indonesia ketujuh, Joko Widodo, dalam film Jokowi. Dalam film tersebut, ia beradu akting dengan Prisia Nasution yang memerankan sosok istri Joko Widodo, yakni Iriana.[9]

Pada tahun 2017, Teuku menjadi produser dan penulis skenario dalam film Night Bus bersama Darius Sinathrya, yang juga dibintanginya.[10] Film ini mengantarkannya untuk menerima Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik (bersama Rahabi Mandra) dalam ajang Festival Film Indonesia pada tahun 2017.[11]

Peran akting[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Keterangan

  Belum dirilis

  • TBA : To be announced

Film pendek[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Catatan
2009 Sang Penjahit Ari
2016 How to Make a Dangerously Beautiful Woman Barista
2019 Lasagna Suryanto
Surat Kaleng 1949 Daud Beureu'eh
2020 Cadong Danan
2021 We Bapak
2022 Wongasu (The Legend of Dogman)

Serial web[sunting | sunting sumber]

Keterangan

  Belum dirilis

Serial televisi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Catatan
2005 Bajaj Bajuri Yuda Episode : Pendekar Ucup
2014 Oh Ternyata Episode: Derita Tukang Gorengan
Episode: Hadiah Terakhir untuk Ayah
2015 Sinema Wajah Indonesia Episode: Hati-hati dengan Hati
Episode: Ibu Tidak Bisa Mendengar Tangisku Lagi
2017 Darmin Episode: Mengejar Impian
2018 Pak Jalil Episode: Hari-hari Guru Jalil
Supriadi Episode: Teman Waktu Kecil
2024 Para Pencari Tuhan Jilid 17: Buronan Surga Bang Debi

Film televisi[sunting | sunting sumber]

  • Bangsal Melati (2012)
  • Azab Penjual Bensin Oplosan (2014)

Teater[sunting | sunting sumber]

  • Nyai Ontosoroh (2007)
  • Khatulistiwa (2016)

Peran non-akting[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Serial web[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Catatan
2016 Pulang-Pulang Ganteng Pelatih akting 2 musim
2017
2021 Menutup Malam dengan Harapan Sutradara
Penulis naskah
2022 Ray of Light Sutradara

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Profil Teuku Rifnu Wikana". VIVA.co.id. Diakses tanggal 12 Januari 2016.
  2. ^ "TEUKU RIFNU WIKANA". PDDIKTI.
  3. ^ "Teuku Rifnu Wikana". M2Indonesia. Diakses tanggal 12 Januari 2016.
  4. ^ "Pengalaman Teuku Rifnu Wikana 2 Bulan Ngamen di Jalan Sudirman". Tabloid Bintang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-24. Diakses tanggal 12 Januari 2016.
  5. ^ Octafiani, Devy (18 Agustus 2016). "Mengenal Lebih Jauh Aktor Teuku Rifnu Wikana". detikcom. Diakses tanggal 19 Agustus 2016.
  6. ^ Octafiani, Devy (18 Agustus 2016). "Teuku Rifnu Wikana Jadi Aktor karena Kebetulan". detikcom. Diakses tanggal 19 Agustus 2016.
  7. ^ Octafiani, Devy (18 Agustus 2016). "Marah-marah ke Riri Riza, Teuku Rifnu Malah Diajak Main di 'Laskar Pelangi'". detikcom. Diakses tanggal 19 Agustus 2016.
  8. ^ Octafiani, Devy (18 Agustus 2016). "Teuku Rifnu Wikana dan Kisah Batal Main di 'The Raid'". detikcom. Diakses tanggal 19 Agustus 2016.
  9. ^ Suhendra, Ichsan (25 Juni 2013). Sofyan, Eko Hendrawan, ed. "Teuku Rifnu Wikana Kaget dengan Komentar Jokowi". Kompas.com. Diakses tanggal 26 Juni 2013.
  10. ^ Jatilarasati, Agestia (24 Pebruari 2017). "Night Bus, Langkah Pertama Darius Sinathrya dan Teuku Rifnu Wikana Sebagai Produser Film". Tabloid Bintang. Diakses tanggal 25 Februari 2017.
  11. ^ Juniman, Puput Tripeni (12 November 2017). "Teuku Rifnu Wikana Sabet Aktor Terbaik Piala Citra FFI 2017". CNN Indonesia. Diakses tanggal 13 November 2017.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • Teuku Rifnu Wikana di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • Teuku Rifnu Wikana di Twitter
  • Teuku Rifnu Wikana di Instagram